Tangerang Selatan (02/12) — Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi dalam hal penelitian dan pengembangan. Kerja sama ini didasari oleh kegiatan riset meteorologi yang dilaksanakan oleh Laboratorium Meteorologi ITB dan Kanda Lab Tokyo Institute of Technology tentang penelitian di wilayah urban Jakarta. Dalam rangka mengembangkan cakupan riset ke wilayah suburban, dan memperluas jaringan kolaborator riset, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB menjajaki kerja sama riset sekaligus melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dengan Program Studi DIV-Meteorologi STMKG.
Dokumentasi kolaborasi STMKG-FITB dalam peningkatan kerja sama riset bersama dan kolaborasi lainnya dalam ruang tri dharma Perguruan Tinggi
Sebagai langkah awal kerja sama ini, dilangsungkan kunjungan pertama pada hari Kamis, 22 Desember 2022 oleh delegasi ITB yang diwakili oleh Nurjanna Joko Trilaksono sebagai kepala program studi Sains Kebumian ITB, Muhammad Rais Abdillah sebagai Manajer Laboratorium Meteorologi ITB, dan Annur sebagai laboran. Kedatangan delegasi ITB ini disambut baik oleh perwakilan STMKG yakni Ahmad Fadlan sebagai kepala program studi D-IV Meteorologi, Giarno sebagai kepala UP2KM, Hapsoro A. Nugroho sebagai kepala program studi D-IV Instrumentasi, Rista Hernandi Virgianto sebagai perwakilan dosen Klimatologi dan Avrionesti. Kunjungan pertama ini dilaksanakan dengan tujuan membahas poin-poin yang akan dicapai dari terlaksananya kerja sama antar kedua belah pihak.

Dokumentasi pihak STMKG bersama dengan perwakilan FITB
Dari kunjungan ini, didapatkan beberapa poin sebagai hasil terjalinnya kerja sama antara STMKG dan FITB ITB. Dengan terlaksananya penjajakan kerja sama tridarma perguruan tinggi dengan FITB, maka kerja sama riset dengan Laboratorium Analisis Meteorologi ITB akan termasuk dalam perjanjian kerja sama STMKG-FITB. Perjanjian kerja sama juga menambahkan poin seperti akan dilaksanakannya pembimbingan bersama taruna/mahasiswa dan pemasangan peralatan pemantau parameter cuaca yang akan dilakukan di lingkungan STMKG untuk berlangsungnya kajian terkait mikrometeorologi. Selain itu, workshop berkala akan dilaksanakan untuk menambah pemahaman terkait mikrometeorologi yang kajiannya di daerah tropis masih tergolong sedikit.
Dengan terlaksananya kunjungan awal ini, dimaksudkan menjadi langkah awal yang baik untuk menjalin hubungan kerja sama antara STMKG dan ITB. Kolaborasi yang tercipta juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kedua belah pihak terkait bidang yang dikaji. Harapannya, dengan terwujudnya kerja sama riset antara dua perguruan tinggi ini dapat memberikan kontribusi terhadap bidang keilmuan dan penelitian sebagai wujud diterapkannya tri dharma perguruan tinggi.